Haii kali ini gue mau nge-post puisi kiriman dari mbak Ambar Nadhifa, sedikit info buat kalian nih gaes, mbak Ambar ini adalah seorang penyiar di radio kampus gue, yupp radio Suska. Kemaren gue ikut tes barengan sama dia, tapi sayang gue gak lulus mungkin karena suara gue terlalu cetar membahana, makanya gak lulus (maap curhat) okeh kembali ke mbak Ambar, dia juga salah satu penyiar favorit gue. Dan gue beruntung banget dia mau berbagi puisi di blog abal-abal ini. Sekarang mari kita saksikan (eeh baca) puisi dari mbak Ambar Nadhifaa... Cekidooottttt.....
Bayang Diatas Angan
Setiap aku menutup mata
Terlihat seorang penghapus duka
Yang selalu mengiring canda tawa
Dan pelepas lara saat mulai mendahaga
Saat aku diam membisu
Terlihat bayangan semu
Lidah terasa sangat kelu
Saat jemari mulai merayu
Saat aku terlelap bersama malam
Bayangannya hadir disaat kelam
Dan datang saat sepi mulai mencekam
Dan selalu,
Bayanganmu menghantui ku
Terasa mengalir bersama darahku
Terasa berhembus bersama jiwaku
Dan mungkinkah akan menyatu??
Bersama jiwa yang selalu ingin tahu,
Kapan bayangan itu,
Menjadi tak sekedar SEMU...
Yuup itu dia sepenggal puisi dari mbak Ambar, hmmpp puisi nya leeh uga (ahahah maap ngalay dikit). Dilarang keras copas puisi atau pun cerita yang ada diblog ini tanpa seizin dari gue ya gaes. Ingat jadi lah kawula muda yang berkarya dengan otak sendiri. FYI cerita "3 Bulan Mencari Pacar" kemaren besok kalau gak minggu depan yaaah bulan depan bakal gue lanjutin lagi. Okeeh see you gaes, lope lope di udara buat kalian *emotpeluk* :* =D